Tekfinasia.com – Kebutuhan masyarakat terhadap akses keuangan yang mudah dan cepat mendorong pertumbuhan bisnis financial technology (fintech) berkembang sangat cepat. Terutama pada bisnis pinjam meminjam dana secara online (pinjol). Hal ini turut mendorong kompetisi di bisnis fintech juga semakin ketat, ditambah semakin banyak startup fintech baru yang lahir dan bermain di ceruk pasar yang sama.

Dari data yang disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total jumlah penyelenggara fintech terdaftar dan berizin sampai dengan 30 September adalah sebanyak 127 perusahaan. Dari jumlah tersebut, terdapat penambahan enam penyelenggara fintech yang sebelumnya sudah terdaftar menjadi berizin, yaitu Modalku, KTA Kilat, Kredit Pintar, Maucash, Finmas, dan KlikACC.

Nah, dari sejumlah perusahaan layanan keuangan berbasis digital atau fintech yang ada, kita mungkin bisa melihat bagaimana fintech di bidang peminjaman dana berlomba-lomba menawarkan produknya dengan berbagai penawaran menarik. Mulai dari persetujuan pinjaman yang sangat cepat hingga nilai suku bunga yang katanya cukup kompetitif. Di sisi lain, tidak sedikit orang yang masih mempertanyakan keamanan data dan privacy pengguna layanan keuangan digital ini. Karena sampai dengan hari ini ada saja berita tentang “ancaman” bagi pengguna pinjaman dana online. Entah apakah itu yang berkaitan dengan proses penagihan, ataupun data “bocor” yang kemudian digunakan secara “sewenang-sewenang”.

Sejauh ini, memang tidak ada yang dapat menjamin sistem atau data server yang digunakan fintech atau perusahaan mana pun, khususnya perusahaan yang “core bisnisnya” menggunakan dan mengelola data based yang terintegrasi dengan teknologi masa kini. Meskipun sudah terdapat banyak aturan yang mengikatnya, ada saja “oknum” dari pihak internal ataupun eksternal yang mencabik-cabik “trust” yang sudah, atau akan dibangun oleh perusahaan tersebut.

So, hal yang mungkin dapat kamu lakukan sekarang adalah melihat kembali alias melakukan cek dan ricek kebenaran, serta legalitas perusahaan, dan memperhitungkan kembali seberapa besar kepercayaan yang telah dikantongi perusahaan penyelenggara jasa keuangan yang akan kamu tuju. Dan yang lebih penting lagi adalah memastikan kebutuhan keuangan, serta kesiapan dan kemampuan kamu sebagai peminjam atau pengguna layanan. Dengan begitu, kamu tidak terjebak pada tawaran “lip service” yang pada akhirnya merugikan. It’s a Big No, guys….!

Copywriter & SEO enthusiast ~ Menggali informasi data dan fakta untuk berbagi. Karena data dan fakta adalah sebenar-benarnya informasi yang tidak bisa dikelabui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *