Tekfinasia.com – Beberapa kebiasaan baru terjadi sepanjang masa pandemik Covid-19. Tak hanya kebiasaan membentuk pola hidup sehat dan menjaga kebersihan, pandemi Covid-19 menjadikan seseorang lebih aktif “bermain” internet. Yep! Jika dahulu teknologi informasi lebih banyak digunakan oleh masyarakat perkotaan, kini penggunaannya telah menyasar hingga ke pemukiman.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan, terjadi peningkatan penggunaan internet dan pemanfaatan teknologi informasi yang cukup signifikan pada saat pandemik virus corona. Bahkan angka persentasenya mencapai hingga 40%, dan didominasi oleh kawasan pemukiman. Jumlahnya diprediksi akan terus meningkat seiring pemberlakuan tatanan kehidupan baru (new normal).

Nah, berbicara soal teknologi informasi dan akses internet, nggak jarang kita mendengar istilah “hacker” alias peretas data atau informasi melalui jaringan internet. Dengan berbagai cara, hacker biasanya merupakan seorang yang sangat lihai dalam menerobos masuk ke dalam sistem keamanan jaringan komputer milik seseorang. Entah itu melalui phising spear, penyebaran email-spoofing untuk mendapatkan akses tidak sah ke informasi sensitif pengguna, atau mengeksploitasi kerentanan keamanan dalam perangkat lunak aplikasi. So, ada baiknya kamu mulai memperhatikan cara aman berinternet yang dirilis Google agar kamu tetap aman berselancar di dunia digital.

Waspadai Penggunaan Wifi Publik

Saat memakai wifi publik, kamu perlu berhati-hati dalam memasukkan informasi yang sensitif. Karena mungkin saja jaringan wifi tersebut dienkripsi sehingga siapapun yang ada di jaringan tersebut bisa memantau aktivitas kamu di internet. Jadi, pastikan koneksi ke situs yang dikunjungi itu aman. Gimana cara mengetahuinya? Biasanya pada situs yang dinilai aman, browser seperti Chrome akan menampilkan ikon gembok berwarna abu-abu di kotak URL.

Pengelolaan Password

Hal yang perlu kamu catat baik-baik adalah jangan pernah menggunakan satu sandi yang sama di akun berbeda. Chrome menyediakan fitur pengelola sandi yang membantu membuat, menjaga, dan memantau semua sandi online pengguna. Kamu bisa membuat password yang kuat dengan menggunakan campuran huruf, angka, hingga tanda baca agar sulit ditebak oleh botnet, serta mengganti password tersebut secara berkala.

Selain itu, jangan pernah menggunakan default password dan menyimpan password di sembarang tempat, serta hindari password yang mudah ditebak seperti tanggal lahir, nama pasangan, nama sekolah, dan lain-lain. Dengan begitu, kamu bisa tetap aman berinternet ria.

Melakukan Verifikasi Dua Langkah

Amankan akun dengan Verifikasi 2 Langkah. Fitur ini menambahkan lapisan keamanan ekstra ke akun pengguna. Dengan menyiapkan Verifikasi 2 Langkah, pengguna bisa meminimalisasi peluang akses tidak sah yang dilakukan hacker ke akun kamu secara signifikan.

Validasi Link Mencurigakan

Jangan pernah klik link mencurigakan, karena bisa jadi link itu berisi halaman login palsu buatan hacker. Jadi pastikan link yang kamu akses adalah situs resmi yang diawali dengan HTTPS. Pasalnya, situs palsu membuat pengguna bisa terjebak phishing, yakni upaya penipuan data pribadi lewat klik link.

Jangan Mengeklik Sembarang Tautan

Lagi-lagi jangan pernah kamu mengeklik tautan atau membalas pesan mencurigakan yang meminta informasi pribadi seperti nama lengkap, nama ibu, alamat rumah, email, tanda pengenal, nomor rekening, ataupun nomor kartu kredit.

Meskipun pesan tersebut dikirim oleh situs yang kamu percaya, seperti situs bank, perusahaan swasta, atau pemerintahan, ada baiknya kamu mengunjungi langsung situs atau aplikasi bank tersebut untuk login ke akunmu agar tidak terkena “jebakan” hacker. Karena situs dan layanan resmi tidak akan pernah mengirim pesan untuk meminta mengirim sandi atau informasi keuangan via email.

So, always be careful and stay safe, ya gaisss…..

Copywriter & SEO enthusiast ~ Menggali informasi data dan fakta untuk berbagi. Karena data dan fakta adalah sebenar-benarnya informasi yang tidak bisa dikelabui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *