Tekfinasia.com – Tempat menginap yang murah dan nyaman biasanya menjadi pertimbangan para traveler sebelum memutuskan untuk ber-traveling. Karena selain urusan menginap, mereka juga perlu menyesuaikan budget untuk segala kebutuhan selama dalam perjalanan. Nggak heran, kalau akhirnya demand hotel-hotel berharga “ekonomis” mengalami peningkatan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan. Terlebih jika hotel tersebut memberikan penawaran spesial yang tidak mereka dapatkan di tempat penginapan lainnya. Pastinya kamu juga mau kan?!

Tapi, yang paling penting dalam pemilihan tempat menginap adalah bagaimana kondisi dan kebersihan tempat itu sendiri. Jadi istilahnya, meskipun harganya murah, tidak terkesan murahan. Ya kan…??

Nah, menilik data konsumen Jakpat, RedDoorz merupakan salah satu hotel yang termasuk dalam puncak daftar top-of-mind awareness di November 2019 melalui peluncuran kampanye #BisaAja, yang kemudian dinobatkan oleh YouGov, perusahaan riset dan analisis data pasar internasional terkemuka, sebagai “Ad of the Month” pada November 2019. . YouGov mencermati terjadi peningkatan signifikan merek RedDoorz dalam brand awareness dan buzz di BrandIndex, yang masing-masing melonjak +14,4 poin dan +7,8 poin

Kampanye #BisaAja yang berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2019 lalu, berhasil meraih perhatian dan penerimaan positif dari masyarakat melalui komunikasi yang disampaikan secara jenaka untuk menjawab berbagai permasalahan wisatawan Indonesia ketika mencari, menginap dan memesan hotel.

“Iklan komersial #BisaAja RedDoorz telah disaksikan oleh lebih dari 14,8 juta penonton di YouTube, dan lebih dari 1,5 juta orang menyaksikannya di akun Instagram resmi @reddoorzid, serta jutaan lainnya yang telah menyaksikan iklan tersebut di berbagai saluran televisi,”
jelas Country Marketing Director RedDoorz Indonesia, Sandy Maulana.

Sementara dari hasil penelitian preferensi hotel oleh milenial tahun 2019, Head of Research Jakpat, Aska Primardi mengatakan, hasil yang ditunjukkan mendukung data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut tingkat hunian hotel bintang 3+ dari Januari hingga November 2019 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Salah satu penyebabnya, yaitu semakin banyak wisatawan, khususnya kaum milenial, yang mencari hotel di berbagai virtual hotel operators (VHO) dewasa ini, dan RedDoorz menjadi salah satu merek yang berhasil mencuri perhatian milenial di dalam persaingan industri travel yang kompetitif.

So, tidak hanya dari sisi merek saja yang mendapatkan hasilnya, upaya tersebut juga memengaruhi bisnis RedDoorz mengalami peningkatan jumlah pemesanan, baik dari pengguna baru maupun pengguna setianya di sepanjang kuartal keempat 2019.

Buat kamu yang ingin tau tentang RedDoorz, kamu bisa mengunduh aplikasinya di AppStore dan Google PlayStore untuk mendapatkan layanan penginapan yang terjangkau, mudah diakses, dan terstandardisasi.

source gambar: pegipegi

Copywriter & SEO enthusiast ~ Menggali informasi data dan fakta untuk berbagi. Karena data dan fakta adalah sebenar-benarnya informasi yang tidak bisa dikelabui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *